Serangga Lentera Pyrops candelaria (Hemiptera: Fulgoridae): Serangga Unik dengan Tonjolan Kepala Menyerupai Lentera


Mengapa Serangga Lentera Pyrops candelaria Begitu Unik?


Pernah melihat serangga dengan hidung panjang yang mencolok di kepalanya? Itulah serangga lentera Pyrops candelaria. Meski namanya mengandung kata lentera, serangga ini sebenarnya tidak menghasilkan cahaya. Nama tersebut berasal dari bentuk tonjolan kepalanya yang menyerupai lentera.
Namun, keunikan serangga ini tidak hanya terletak pada penampilannya. Dari strategi hidup hingga hubungan dengan tanaman inang, serangga ini menyimpan berbagai fakta menarik yang jarang diketahui. Mari kita lihat beberapa keunikannya!

1. Serangga Pengisap Cairan Tanaman
Serangga lentera termasuk kelompok planthopper, yaitu serangga yang memakan cairan tanaman dengan alat mulut seperti jarum. Mereka biasanya mengisap getah dari batang atau kulit pohon buah seperti kelengkeng, jeruk, dan leci.

Aktivitas ini dapat menyebabkan kerusakan pada tanaman karena mengurangi nutrisi yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh dan berproduksi. Dalam beberapa kasus, keberadaan serangga ini dapat menimbulkan kerugian pada tanaman buah.

2. Tanaman Inang Berubah Saat Tumbuh
Menariknya, tanaman yang digunakan serangga ini berubah sesuai tahap hidupnya. Penelitian menunjukkan bahwa nimfa (fase muda) paling banyak ditemukan pada pohon Triadica sebifera, yang menjadi tanaman utama untuk pertumbuhan mereka. Bahkan sekitar 78% nimfa ditemukan pada tanaman ini. Sebaliknya, serangga dewasa lebih sering ditemukan pada pohon kelengkeng, yang menjadi salah satu tanaman favoritnya.

3. Kamuflase yang Cerdas 👀
Nimfa serangga lentera memiliki warna tubuh yang menyerupai serpihan ranting atau kulit pohon. Kamuflase ini membuat mereka sulit terlihat oleh predator seperti burung atau serangga pemangsa lainnya.
Biasanya nimfa akan berkumpul di bagian bawah cabang atau batang pohon, sehingga semakin sulit terdeteksi di lingkungan alaminya.

4. Siklus Hidup yang Teratur
Siklus hidup serangga ini juga cukup menarik.
- Telur mulai ditemukan sekitar akhir April
- Nimfa muda muncul pada bulan Mei
- Nimfa instar lanjut berkembang pada Juni hingga Juli
Seiring pertumbuhannya, nimfa akan berpindah ke tanaman yang lebih sesuai dengan kebutuhan hidupnya.

5. Penyebaran di Asia Tropis
Serangga lentera Pyrops candelaria banyak ditemukan di wilayah Asia tropis, termasuk Tiongkok, India, Thailand, Vietnam, Malaysia, dan Indonesia. Karena kemampuannya berpindah antar tanaman dan beradaptasi dengan berbagai habitat, serangga ini dapat menyebar ke wilayah baru apabila terdapat tanaman inang yang sesuai.

Referensi:
Hsu, M. H., Yang, Y. L., Wu, M. L., & Wang, L. J. (2021). Host plants of the immature stages of the invasive longan lanternfly Pyrops candelaria (L.) (Hemiptera: Fulgoridae) in Taiwan. Insects, 12(11), 1022. https://doi.org/10.3390/insects12111022

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengumuman Anggota Magang HIMAPROTEKTAN 2025

Cara Pembuatan dan Manfaat Eco-enzym

Green Lacewing: Predator Mini Penyelamat Tanaman dari Serangan Hama